
Dalam upaya mengoptimalkan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tingkat desa, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Bringin, Sapto Nugroho, S.E., mengikuti diskusi daring bertajuk “Satlinmas Reborn” pada Jumat, 25 September 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Timur ini diikuti oleh jajaran Satpol PP Kabupaten/Kota serta perwakilan Seksi Trantib Kecamatan se-Jawa Timur. Diskusi tersebut menghadirkan narasumber utama Kepala Satpol PP Kabupaten Sampang, M. Suaidi Asyikin, S.T., yang memaparkan keberhasilan inovasi program pembinaan dan pemberdayaan Satlinmas di daerahnya.
Dalam pemaparannya, M. Suaidi Asyikin, S.T., menjelaskan bahwa program Satlinmas Reborn diusung untuk menjawab tantangan penanganan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) di tingkat desa/kelurahan. Melalui inovasi ini, Satlinmas didorong untuk bertransformasi menjadi elemen aktif dalam pengamanan dan perlindungan masyarakat, bukan sekadar bertugas secara administratif pada momen-momen tertentu.
Pengembangan Satlinmas era baru ini berfokus pada penguatan fungsi mitigasi, di mana personel Linmas disiapkan menjadi garda terdepan untuk deteksi dini potensi konflik serta penanganan darurat bencana di tingkat desa. Hal ini diperkuat melalui sinergi pentahelix dan patroli gabungan secara terintegrasi yang melibatkan Pemerintah Desa, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta elemen masyarakat.
Selain itu, pemberdayaan personel ditempuh melalui peningkatan kapasitas dan pelatihan keterampilan teknis penanganan darurat bersama BPBD maupun Damkar, yang didukung sarana operasional modern. Tidak kalah penting, Satlinmas juga diarahkan untuk memberikan pelayanan yang inklusif dengan meningkatkan perhatian dan perlindungan khusus bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Keikutsertaan Kecamatan Bringin dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Bringin. Materi serta strategi inovasi yang didapatkan dari diskusi tersebut dinilai sangat relevan untuk diadaptasi dalam pembinaan Satlinmas desa secara berkelanjutan.
Kecamatan Bringin mendorong peningkatan kapasitas serta efektivitas peran anggota Linmas di tingkat desa. Harapannya, Satlinmas di wilayah Kecamatan Bringin tidak hanya siaga pada momen elektoral atau agenda tertentu, tetapi juga memiliki kesiapan tanggap bencana, pengawasan Trantibum, dan keandalan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Langkah berkesinambungan ini sejalan dengan upaya Kecamatan Bringin dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, tertib, kondusif, dan nyaman bagi seluruh warga.
