
Derap langkah mengejar bola dan teriakan memberi umpan memecah suasana pagi di Lapangan Desa Dero, Jumat 30 Oktober 2026. Tak ada suasana rapat atau pembahasan pekerjaan. Camat, Sekretaris Kecamatan, para kepala seksi, kepala subbagian, dan staf Kecamatan Bringin justru beradu strategi di lapangan hijau bersama Kepala Desa Dero dan perangkatnya dalam kegiatan kridha olahraga.
Pertandingan sepak bola berlangsung santai. Para pemain saling mengoper bola, mencoba menembus pertahanan lawan, dan sesekali melepaskan tendangan ke arah gawang. Gol disambut sorak, sementara peluang yang gagal berbuah tawa. Jabatan dan urusan kedinasan sejenak dikesampingkan. Semua larut dalam permainan yang menyegarkan tubuh sekaligus mencairkan suasana.
Kegiatan ini bukan semata-mata mengisi waktu dengan olahraga. Aktivitas fisik bersama menjadi cara sederhana untuk menjaga kebugaran di tengah rutinitas pekerjaan. Lebih dari itu, perjumpaan di luar suasana formal memberi ruang bagi aparatur kecamatan dan pemerintah desa untuk membangun komunikasi yang lebih akrab.
Usai bermain sepak bola, kegiatan berlanjut dengan ngopi bersama di Balai Desa Dero. Dalam suasana santai, obrolan mengalir ditemani secangkir kopi. Momen ini menjadi kesempatan untuk bertukar cerita dan mempererat silaturahmi tanpa dibatasi agenda maupun protokoler kedinasan.
Hubungan yang baik antara kecamatan dan pemerintah desa merupakan modal penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Koordinasi dan komunikasi yang lancar akan membantu pelaksanaan berbagai program serta penyelesaian persoalan di tengah masyarakat. Karena itu, ruang interaksi informal seperti ini patut dirawat sebagai pelengkap hubungan kerja sehari-hari.
Melalui kridha olahraga, Kecamatan Bringin ingin menumbuhkan budaya kerja yang sehat, guyub, dan saling mendukung. Sebab, tubuh yang bugar dan hubungan kerja yang baik merupakan bekal penting untuk menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
