
Pengendalian pembangunan tidak cukup hanya dilakukan setelah kegiatan selesai. Perkembangan pekerjaan dan penggunaan anggaran perlu dipantau secara berkala agar pelaksanaan program dapat diketahui secara lebih jelas, terukur, dan terdokumentasi. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah menggelar Bimbingan Teknis Operasi Aplikasi SIMPEL RFK (Sistem Informasi Monitoring dan Pengendalian Realisasi Fisik dan Keuangan).
Kegiatan berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, bertempat di Hotel Nata Azana Ngawi. Kecamatan Bringin turut mengikuti kegiatan tersebut dengan menugaskan Bendahara Kecamatan Bringin, Nuzulul Hudiawang. Bimtek ditujukan bagi ASN yang menangani pelaporan realisasi fisik dan keuangan pada perangkat daerah, termasuk kecamatan.
SIMPEL RFK dikembangkan oleh Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengendalian pembangunan. Melalui aplikasi tersebut, pelaporan Realisasi Fisik dan Keuangan (RFK) diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga perkembangan pelaksanaan kegiatan dan serapan anggaran dapat dipantau berdasarkan data yang dilaporkan oleh masing-masing perangkat daerah.
Bagi perangkat daerah, pelaporan RFK bukan sekadar pekerjaan administratif. Data yang disampaikan menjadi bagian dari informasi untuk melihat sejauh mana kegiatan yang telah direncanakan berjalan sesuai dengan target, baik dari sisi pelaksanaan fisik maupun realisasi keuangannya. Karena itu, ketepatan data dan ketertiban pembaruan laporan menjadi penting dalam mendukung proses pengendalian pembangunan.
Pemanfaatan aplikasi dalam pengelolaan pemerintahan bukan semata-mata soal beralih dari laporan manual ke sistem digital. Yang lebih penting adalah memastikan data pembangunan tersedia secara tepat, diperbarui secara tertib, dan dapat digunakan sebagai dasar pengendalian. Dari data itulah pemerintah dapat mengetahui perkembangan pelaksanaan kegiatan sekaligus melakukan tindak lanjut apabila terdapat hal-hal yang perlu mendapat perhatian.
Bagi Kecamatan Bringin, keikutsertaan dalam Bimtek SIMPEL RFK menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola administrasi dan pelaporan. Sistem yang semakin baik diharapkan dapat mendukung pengendalian kegiatan, sekaligus membuat pengelolaan pembangunan semakin tertib, terukur, dan akuntabel.
