
Kecamatan sehat tidak cukup diwujudkan dengan lingkungan yang terlihat bersih. Kelembagaan yang aktif, ketersediaan air bersih, dan kebiasaan hidup sehat masyarakat juga menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Semangat itulah yang mengemuka dalam kegiatan Pertemuan Pengembangan Kapasitas Forum Kabupaten/Kota Sehat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi di Aula Dinas Kesehatan, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Tim Pembina Kecamatan Sehat dan Forum Kecamatan Sehat dari Kecamatan Bringin turut mengikuti kegiatan tersebut untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas dalam mendukung penyelenggaraan kecamatan sehat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. Tiga materi utama disampaikan oleh narasumber dari Forum Kabupaten Sehat, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. Pembahasan mencakup aspek kelembagaan, pengelolaan air bersih, dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Materi pembinaan aspek kelembagaan menekankan pentingnya forum yang berjalan aktif, memiliki koordinasi yang baik, serta mampu melibatkan berbagai unsur dalam masyarakat. Keberadaan forum bukan sekadar memenuhi struktur organisasi, melainkan menjadi ruang untuk menyatukan gagasan, memetakan persoalan, dan mendorong kerja bersama dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, materi pengelolaan air bersih mengingatkan bahwa akses terhadap air yang layak merupakan kebutuhan mendasar. Air bersih berperan dalam menjaga kesehatan keluarga, mendukung kegiatan sehari-hari, serta mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan kualitas air dan lingkungan. Karena itu, pengelolaannya perlu memperhatikan ketersediaan, kualitas, dan keberlanjutan sumber air.
Materi berikutnya membahas Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), pendekatan yang mendorong perubahan perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat. STBM mencakup lima pilar, yakni menghentikan buang air besar sembarangan, mencuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan rumah tangga dengan aman, mengelola sampah rumah tangga, serta mengelola limbah cair rumah tangga.
Pesan penting dari materi tersebut adalah bahwa kesehatan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah atau kegiatan sesaat. Perubahan perlu tumbuh dari kebiasaan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan rumah, menggunakan jamban sehat, menyediakan air yang layak, hingga mengelola sampah dan limbah dengan benar. Peran keluarga dan partisipasi warga menjadi kunci agar perilaku sehat dapat bertahan dalam jangka panjang.
Bagi Kecamatan Bringin, pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara Tim Pembina Kecamatan Sehat, Forum Kecamatan Sehat, pemerintah desa, dan unsur masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pembinaan serta mendorong munculnya langkah-langkah nyata sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.
Kecamatan sehat bukan sekadar predikat atau penilaian. Ukurannya terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan yang terawat, air bersih yang tersedia, sanitasi yang layak, serta masyarakat yang semakin sadar menjaga kesehatan. Semua itu membutuhkan kerja bersama yang konsisten, dari tingkat kabupaten hingga keluarga.
